Ukuran
Cara Mengukur Panjang Kalung
Panjang kalung menentukan letak liontin dan kecocokannya dengan baju.
Tim Nyonya Oerip Muda · Diperbarui · 2 menit baca

Singkatnya
Lingkarkan pita ukur di leher, turunkan sampai posisi yang Anda suka, lalu baca angkanya dan tambahkan 2–5 cm agar nyaman. Kalau ragu, 45 cm adalah panjang yang paling aman.
Panjang yang paling sering dipilih
- Choker, 35–40 cm
- Melingkar pas di leher. Manis untuk leher jenjang dan baju tanpa kerah.
- Princess, 43–48 cm
- Jatuh sedikit di bawah tulang selangka. Paling serbaguna, dan pas untuk liontin.
- Matinee, 50–60 cm
- Jatuh di dada atas. Rapi dengan kemeja atau busana kerja.
- Opera, 70–85 cm
- Jatuh di bawah dada. Bisa dipakai satu lilit, atau dililit dua untuk tampilan berlapis.
Mengukur di rumah
Lingkarkan pita ukur kain, atau benang, di leher.
Turunkan sampai posisi yang Anda inginkan, sambil melihat cermin.
Baca angkanya, lalu tambahkan 2–5 cm supaya tidak terasa sesak.
Cara lain: bentangkan kalung yang sudah pas di atas meja, lalu ukur dari ujung ke ujung, termasuk pengaitnya.
Menyesuaikan dengan kerah baju
- Kerah V
- Princess atau matinee mengikuti bentuk kerahnya.
- Kerah tinggi
- Opera, yang jatuh di atas kain.
- Tanpa kerah atau kerah sabrina
- Choker atau princess.
Membaca panjang di katalog
Setiap kalung di katalog kalung mencantumkan panjangnya sebagai Pj, dalam sentimeter. Liontin dijual terpisah, jadi panjang rantai bisa dipilih sesuai posisi liontin yang Anda mau.
Pertanyaan terkait
Panduan lainnya
Masih ada yang ingin ditanyakan?
Admin kami siap membantu lewat WhatsApp, atau cari jawabannya di Tanya Jawab.
Chat Admin Online
